Bandung, 17 Maret 2012 dengan menggunakan satu bus yang menampung sedikitnya 50 member TDA Bekasi untuk melakukan wisata bisnis ke Bandung. Tujuan wisata bisnis kali ini Kita menuju Rumah Produksi Anak berkarakter Rumahmufida.com. Kemudian lanjut sharing kuliner di Rumah Makan Ibu Haji Cijantung (dh.Ciganea). Lalu sambil menikmati pisang bakar di “Cafe Madtari” Kita melakukan observasi atas keberhasilan Cafe ini yang bisa meraup omzet lebih dari 12 juta rupiah per hari… (penasaran kan?)
Nah, salah satu deskripsi liputan Kami lombakan tuh, yang berisi point of view perjalanan bisnis kita ke Bandung kemarin,
“… Hasrat penasaran ku terobati sudah akan Cafe Madtari yang ramai diperbincangkan ini.
Bangunan sederhana ala Jaman Belanda dengan bangunan tinggi dan pintu jendela yang besar besar terbuka.
Walaupun udara Bandung tidak terlalu sejuk buatku, tidak seperti dahulu. Tapi masih tetap bisa menikmati hembusan angin yang melewati celah jendela ruangan tanpa AC ini.
Terlihat muda-mudi asyik bercengkerama menikmati hidangan pisang keju dan lain-lainnya dengan penuh canda tawa. Dengan deretan meja yang terjejer banyak sekali mungkin 80-an meja tertata sederhana di ruangan-ruangan itu.
Lagi-lagi tempat yang “cozy” ini konsep yang ditawarkan oleh salah satu icon bisnis kuliner di Bandung yang satu ini …………….. ”
Kutipan di atas hanyalah salah satu coretan yang Saya buat tentang perjalanan kemarin.
(Mohon maaf yang ga ikut, jangan ngiri ya…)
Saya menantang Anda yang ikut Wisata bisnis kemarin bisa menuliskan pengalaman perjalanan kemarin. Kriteria tulisan adalah point of view yang berhubungan dengan tempat-tempat bisnis yang dikunjungi. Dan point-point tsb yang didapatkan selama wisata bisnis kemarin untuk sharing kepada semua member di milis ini. 3 Tulisan yang terpilih akan mendapatkan hadiah berupa:
- 1 buah buku berjudul “Edelweis Terakhir” karya : endah widowati
- tulisan akan dimuat pada website www.tdabekasi.com
Anda berani terima tantangan?
Nah, sebagai hasilnya tulisan 2 jawara enterpreneur Bekasi inilah yang jadi juara :
1. Ato Sunarto, Silakan buka ulasannya di sini
2. Ono Sumarno, Silakan buka tulisannya di sini


